Gusti Allah itu welas asih....
Pagi adalah inspirasi
Setiap Langkah Kecil adalah Progres Besar bagi Hidup
Bintang-bintang hanyalah masa lalu
Keajaiban muncul dari energi tersembunyi di setiap manusia
Tuhan selalu ada di setiap sudut tersembunyi dari jiwa manusia
Anda memang bijak. Kami hanya Kau minta untuk berbuat baik saja di dunia yang umurnya cukup pendek ini. Berbuat baik itu banyak ragamnya. Perintah itupun kami terjemahkan. Namun kami, manusia, tidaklah semua sama. Ibarat kami masuk ke universitas, walaupun kami lolos tes dg standard yang sudah sama, selanjutnya kami masih harus mempelajari hal berbeda. Dan kami manusia memiliki penalaran yang berbeda pula. Jika ada yang lulus dengan cumlaude, itu karena ia dapat memahami dengan baik apa yang diajarkan.
Berbuat baik tidak ada tutorialnya. Beberapa manusia mencoba menciptakan tutorial berbuat baik dengan nama agama. Masing masing punya cara sendiri untuk memaksa kami, manusia, belajar berbuat baik. Namun kebodohan manusia pulalah yang memperdebatkan tutorial tutorial tersebut, walaupun jika benar benar dicerna, arah tujuan tutorial itu sama dan sepaham. Agama hanya cara agar manusia terikat kontrak kepada salah satu tutorial supaya dalam belajar berbuat baik, manusia konsisten dengan kurikulum yang telah disediakan. Namun sayang, sekali lagi manusia justru mendebatkan hal yang tidak penting, doktrinasi bahwa si pembuat tutorial adalah yang paling benar, dan semua diluarnya adalah salah.
Tuhan...bagiku Kau Agung dan selalu baik...jauh lebih baik dari kami manusia...
Hari ini sebuah perkiraan rejeki lepas dari tanganku. Lalu sepanjang jalan akupun menyesali mengapa aku melalaikan sholat sehingga aku mengalami kesialan ini. Tiba-tiba Tuhan mendatangiku dan Berkata, "Bukan karena sholatmu..."
Aku pun menimpali, "Lalu karena apa?"...
Tuhan berkata lagi, "bukan karena sholatmu....
"Aku tidak paham Tuhan..." Jawabku
Sekali lagi Tuhan menjawab, "Bukan karena sholatmu..."
Aku pun berkata, "Engkau Yang Maha Tahu.."
"Semua karena kamu merasa rejeki itu adalah milikmu! Ingat...rejeki itu milik Ku!!
Aku hanya sedikit meminta tolong kepadamu untuk menyampaikan milik Ku itu kepada yang berhak..."
Terserah kepada Ku berapa yang ingin kutitipkan kepadamu..
Aku hanya percaya kepada orang-orang yang menyampaikan titipan Ku...Jika kamu belum menyampaikan, pastilah Aku tidak akan percaya meminta tolong kepadamu...."